Gengsi yang Bikin Hidup Jadi Mahal. Mulai Sekarang, Kurang-Kurangin Yuk!

Gengsi yang Bikin Hidup Jadi Mahal. Mulai Sekarang, Kurang-Kurangin Yuk! image

Sering nggak sih Squad kamu denger dialog; "makan tuh gengsi!" dalam film atau kehidupan sehari-hari? Well, yang namanya hidup emang penuh gengsi sih ya. Apalagi kalo udah ngebahas gengsinya cewek. Liat deh sekeliling kamu dan wondering; mana barang yang kamu punya karena kamu ‘butuh’ dan mana barang yang kamu punya karena kamu ‘pengen’ doang?

Banyak lho Squad, tanpa disadarin kita punya barang yang nggak cuma dibeli dengan harga mahal, tapi juga akhirnya nggak terlalu kepake, soalnya emang kita nggak butuh-butuh banget. Contoh sederhananya gini, kamu beli sepatu kekinian yang sizenya nggak pas, karena pas lagi jalan nemu sale yang menarik. Tapi ternyata, pas dipake lari sekali sepatunya makin nggak nyaman—dan end up di pojokan kamar alias nggak pernah dipake lagi. It’s just a simple contoh aja. Masih banyak keputusan lain yang kurang bijaksana, yang kita ambil karena ego dan gengsi semata.

"That’s why ada pepatah yang bilang; hidup itu murah, gengsi yang bikin jadi mahal."

 

Lupa prioritas

Karena temen kampus yang dipandang ‘kece’ pake tas dengan brand tertentu, terus kita jadi ikut-ikutan beli. Padahal ya, uang tabungan masih dibutuhin buat tambahan bayar les bahasa Inggris. Hmm.. kalo kaya begini jadi lupa kan sama prioritas? Yang perlu kamu inget Squad, style itu jadi mahal karena kepribadian yang unik, bukan karena seberapa mahal brand yang nempel di tubuh kamu. Jadi diri sendiri masih jauh lebih branded, daripada maksain beli barang branded—padahal nggak sesuai sama isi kantong.

"Percaya deh, gebetan kamu juga nggak bakalan tertarik sama cewek yang nggak punya pendirian, alias terbiasa jadi followers orang lain."

 

Lupa diri

Karena kemakan pergaulan yang kurang sehat, kompetensi di dalem diri justru ada buat bikin kita jadi lebih 'kelihatan' dibanding yang lain—bukan jadi lebih berkualitas lho ya. Banyak banget hal yang dikorbanin dengan tujuan biar bisa dapet pujian dari lingkungan sosial. Kamu nggak lagi jadi diri kamu sendiri dan makin nggak sensitif sama orang terdekat di sekitar. Mereka yang sayang kamu karena kamu adalah ‘kamu’. Bukan sayang kamu karena kamu ‘bukan kamu’.

 

Lupa bersyukur

And at the end of the day, hal yang paling buruk dari nggak terkontrolnya gengsi dan ego adalah lahirnya hidup yang jauh dari rasa syukur. Selalu ngerasa nggak puas dan gagal nikmatin hidup. Syukur jadi jarang banget diucapin, dan bahagia jadi sesuatu yang harus berbentuk luar biasa besar.

"Bukan bahagia yang bikin kita baru inget bersyukur. Tapi dengan bersyukur kita justru bakal selalu bahagia."

Yuk Squad, mulai sekarang jangan sampe kamu lupain tiga hal di atas ya. Jangan sampe kamu kejebak sama gaya hidup kaya gini. AMAZARA tahu kok, biar tetep humble, jadi diri sendiri dan sederhana di era kehidupan zaman now adalah tantangan yang luar biasa. Tapi kamu harus percaya kalo kamu pasti kuat ;) Kamu bisa tetep survive tap this link tanpa mikirin gengsi, yuk buat tahu caranya :D

Latest Posts