Find Your Passion and Don't Be Afraid to Dream, Squad!

Find Your Passion and Don't Be Afraid to Dream, Squad! image

Sering sekali saya ditanya, “Kak Uma dulu kuliahnya jurusan apa sih?”. Dan ternyata, banyak yang nebak saya kuliah jurusan business atau design. But no, I studied International Communications and I loved it!

"Selama ini nggak banyak yang tahu kalau saya suka menulis. I have always been in love with writing."

Definisi menulis itu nggak harus melulu blogging atau jadi jurnalis. Menurut saya, menulis adalah ketika kita mampu menangkap ide, dan bisa mengemasnya dalam bentuk story. Lalu dikomunikasikan melalui content yang gampang dimengerti dan bermanfaat buat yang membaca. Hasil akhirnya pun nggak harus tulisan, tapi bisa berwujud video, foto, atau bahkan hal sederhana kaya pembawaan dan cara bicara kita.

"Saya sendiri juga nggak langsung tahu kalau 'ternyata' passion saya adalah menulis. When I was little, yang saya tahu cuma cita-cita saya adalah menjadi entrepreneur."

I was born in a family with business. Sejak lahir saya sudah tinggal di ruko, means saya sudah berinteraksi dengan customer sejak balita. Ibu Bapak saya sering ajak saya jualan sejak SD, se-simple jadi kasir di kios kecil kami di pasar. Mungkin karena terbiasa, the way of living saya sedikit banyak dibentuk oleh culture entrepreneuship.

[caption id="attachment_40663" align="aligncenter" width="480"]passion Ini adalah meja kerja saya waktu memulai Amazara, November 2015[/caption]

"Tapi menjadi entrepreneur ini bukan passion saya; ini adalah mimpi saya. Pertanyaannya adalah, ada kaitan apa antara 'dream' dengan 'passion'? "

Ketika kuliah, saya pernah kerja jadi penulis karena senang akan banyak involve dengan dunia tulis-menulis. Tapi belum ada setahun ternyata sudah bosan. This got me thinking, meskipun saya cinta menulis, tetapi apakah ini juga adalah mimpi saya?

Selain penulis, saya juga pernah coba kerja jadi EO, pernah jualan burger, pernah jadi barista bikin coffee, pernah jadi SPG sepatu. Dari beberapa pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan menulis inilah saya belajar : your passion does not have to be the same to your dream. But it will guide you.

"Pas kuliah, saya punya mimpi : Someday saya pengen jadi entrepreneur (dream), bekerja di bidang yang berkaitan dengan writing (passion)"

Mungkin passion terhadap menulis inilah yang membuat brand AMAZARA ujung-ujungnya lebih banyak present storytelling dibanding info produk (jualan). Mungkin itu juga kenapa saya dulu bisa asik sejam nulis caption saking pedulinya sama setiap kata yang di-post di Instagram Amazara.

Beberapa hari lalu, AMAZARA survei ke 925 #AmazaraSquad. One of our fav finding was this :

"Lebih dari 70% #AmazaraSquad ngerasa kalau passion adalah hal paling penting dalam menjalani pekerjaan."

Saya berharap tulisan ini bisa sama-sama mendorong kita buat nggak berhenti belajar. Nggak berhenti mengasah passion, dan nggak ciut nyali buat bermimpi. Saya sendiri masih jauh banget dari mimpi-mimpi saya. Tapi dengan berbagi insight begini, I hope biar kita bisa saling support, Squad! :)


"Kalau kita pengen bekerja sesuai passion, we need to earn it. Karena finding passion itu butuh proses. Sama halnya kaya jati diri, passion nggak bisa ditemuin begitu aja."

1 Januari 2018 ini kita di Amazara bakal launching sebuah movement (coming soon) dengan misi :

"FIND YOUR PASSION & DON'T BE AFRAID TO DREAM.." :)

Because by helping #AmazaraSquad finding their passion and not being afraid to dream, Amazara is also constantly reminding our team to seek for passion and not to be afraid to dream (big).

Ada kritik, saran, atau komentar? Please comment yuk Squad! Movement / kegiatan apa sih yang kira-kira bakal seru kalau diadakan sama Amazara?

 

Cheers,
Uma Hapsari

Latest Posts