Cara Menjadi Bos yang Baik dari Mantan Petinggi Google dan Apple

Cara Menjadi Bos yang Baik dari Mantan Petinggi Google dan Apple image

Kim Scott, seorang mantan eksekutif Google dan Apple, bikin sebuah buku yang berjudul 'Radical Candor : Be a Kick-Ass Boss Without Losing Your Humanity' atau kurang lebih berarti 'Jadilah Bos yang Tegas Tanpa Mengurangi Kemanusiaanmu.' This is currently number 1 bestselling book in Amazon business & management .

Dalam buku ini, Scott yang sekarang lagi ngembangin startup bernama 'Radical Candor' berbagi tips sederhana. Nah, buat kamu yang bercita-cita jadi seorang bos, jadi wajib baca Squad. This book basically talk about team-building. To succeed your company, you, as a leader / boss / manager, must do 2 things :

 

Don’t lower your standard

If someone doesn’t do the job well enough, don’t go easy on them. Kritik dan feedback adalah bentuk kepedulian (even if your employee might not see it that way).

Your company would fail if you, as a leader / boss / manager, fail to do this.

Scott juga bilang kalo sebaiknya kita ngehindarin pola 'sandwich' waktu mengkritik atau ngasih feedback ke orang lain. Maksudnya adalah nyelipin kritikan diantara pujian. Soalnya, kita sama-sama tahu kalo nggak sedikit kritik yang cuma masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri. Nggak sedikit juga kritik yang cuma nyisain luka atau trauma bagi penerimanya. Semoga kita bisa jadi orang-orang yang mampu nyampein kritik dengan tepat ya, Squad.

 

Establish a trusting relationship with each person who reports directly to you

If you lead big company, you can’t have relationship to everyone. But, you can really get to know the people who reports directly to you. Keeping it professionals’ is no longer appropriate. ‘Bring your whole self to work’, is better.

“Jadi kita bisa kenal team kecil kita secara lebih personal.”

Care sama mereka sebagai who they truly are, and not as professional robot. Building this relationship is part of your job. Awalnya AMAZARA juga mikir, peduli secara personal ke team and their environment kok kayanya aneh. Khawatirnya salah approach, jatuhnya bisa kepo berlebih. Jangan sampai dibilang "mind your own business ya boss". In short, in this dimension, dalam bekerja kita kudu bisa nyiptain relationship yang erat.

Care personally will help you. Mampu berlaku dan  memperlakukan team layaknya manusia (humanis). Then those numbers (target atau apapun) will yours!”

Definitely this book must read buat kita yang ngerasain susahnya memimpin. Hiring, managing, and firing are hard. But it must be done.Pasti banyak dong dari kita yang punya mimpi buat jadi entrepreneur? Jadi, bisnis apa nih yang bakal kamu rintis? Kuliner kekinian? Sepatu lucu? DIY akesesoris? Apapun itu, jangan pernah takut buat bermimpi ya, Squad. Kalo kamu ada saran soal buku apa yang kita review selanjutnya, bisa tulis di kolom komentar ya.

Latest Posts