5 Tips Branding Buat yang Ngerasa Kurang Kreatif

5 Tips Branding Buat yang Ngerasa Kurang Kreatif image

Banyak asumsi bahwa kreativitas adalah hal natural yang sudah datang dari sono-nya. Ada benernya sih, but most of the time kreativitas itu butuh diasah.

AMAZARA sering dapet pertanyaan, "dapet ide sepatu lucu dari mana?". Sebenernya creative team kita sendiri cukup sering stuck nggak punya ide. Nah justru karena sering kepepet harus ber-ide itulah, akhirnya kita terbiasanya ngelakuin 5 tips di bawah ini buat memunculkan kreativitas!

1. Find Inspiration

Instagram dan Pinterest are the best! Tapi hati-hati pas lagi browsing ya Squad, fokus hanya pada tema yang emang sedang kamu cari. Seringkali kegiatan mencari inspirasi ini berujung pada kepo-kepo hidup orang. Padahal itu justru bikin mood yang awalnya semangat jadi turun berantakan dan nggak produktif.

"Agar bisa punya pikiran kreatif, kita nggak boleh malas cari inspirasi dari karya orang lain"

2. Make Your Own Mood Board

Buat yang belum tahu, moodboard sering juga disebut inspiration board. Atau gampangnya adalah media panduan desain yang bisa jadi guidance to the overall vision of your brand.  Lalu, gimana cara bikinnya? Stick to some colors and font of your brand. Pilih dua atau tiga warna utama, kemudian ambil warna-warna variasi dari turunan your main colors tadi. Yang paling penting harus konsisten memilih warna.


Jangan kepancing pengen masukin terlalu banyak warna yang nggak senada karena itu akan merusak tone kamu.”

3. Fake It Till You Make It

Pernah nggak denger orang bilang, "don't copy, use your original idea." Hmm... emang gimana cara nemuin original idea itu? Nah jadi setelah nyari inspirasi dan bikin moodboard, try to modify them sesuai dengan kebutuhan dan message yang ingin disampaikan oleh brand kita. Pelan-pelan akan kelihatan brand identity yang sesuai dengan karakter kita.

"Team creative Amazara selalu punya referensi dari brand Internasional yang kita pengen contoh kreatifitasnya"

 

4. Write Your Storyline

Buat yang selama ini bertanya-tanya kenapa Amazara nggak pernah nulis harga di caption, jawabannya adalah cause we hate hard selling on Instagram! Instagram Amazara memang di-set dengan objective buat branding and sharing our story supaya bisa pure lebih dekat dengan kehidupan customersbukan buat jualan.

"Amazara cuma ingin brand kita mudah diingat supaya anytime ada customer butuh sepatu, they will remember us"

Jadi bukan berarti salah kalau kamu mau hard selling di Instagram ya Squad. Semua benar-benar tergantung tujuan branding masing-masing.

5. Karena Konsistensi Adalah Koentji

Be consistent sama objective kita dari awal. Kalau nggak konsisten, itu malah bakal cuma ngebingungin yang liat. Ujung-ujungnya brand kita akan sulit 'nancep' di kepala target customers kita. Dengan banjirnya informasi di era diginal gini, target market kamu nggak punya banyak waktu untuk memperhatikan personality brand yang labil. 

"Your customers are your true inspirations and what keeps your brand going."

Last but not least, always listen and watch your customers carefully. Ikuti topik yang mereka suka supaya kamu bisa dapat masukan konten yang tepat dan interaktif ke depannya.

Masih ada yang pengen kamu tanyain tentang gimana munculin kreativitas, Squad? Ngobrol di forum aja yuk, Amazara will try our best to reply to them one by one! :)

Cheers,

Uma Hapsari - founder & CEO Amazara

Latest Posts