Our Book

 


'In My Own Shoes' menceritakan naik turunnya perjalanan entrepreurship Uma Hapsari dalam membangun Amazara. Mulai dari belajar jualan online, cara menemukan pengrajin, sampai bagaimana akhirnya bisa menjual ribuan sepatu setiap bulan dengan pemasaran organik.

Namun tahun 2019, bisnis yang tadinya super profitable ini mendadak jadi terus merugi. To make it worse, it happened while Uma was facing her divorce. Amazara akhirnya harus ditutup, mem-PHK semua karyawan karena tidak lagi sanggup membayar gaji. From zero, to hero, now back to zero again.

Di buku ini, perjalanan Amazara diceritakan dalam tiga babak, yaitu:

1. Merintis Amazara dari nol.

2. Growth strategy mengembangkan Amazara dengan cepat.

3. Kenyataan bahwa entrepreneurship is hard, dan bisnis itu naik turun.

Sudah terlalu banyak kita mendengar kisah heroik pengusaha. Pada kenyataannya, bisnis itu berat. Namun meskipun kita sedang gagal, bukan berarti kita tidak mampu bangkit lagi. Because learning from mistakes is what drives us to bounce back higher

 

About the writer



Uma Hapsari, 29, adalah seorang ibu dan entrepreneur. Ia memulai brand sepatu Amazara sendirian dari rumahnya di Jogja. Dalam tiga tahun, Uma mengembangkan Amazara hingga mempekerjakan 60 karyawan.

Tahun 2017, ia mendapat award 'Indonesia Young Woman Future Leader' oleh majalah SWA. Pada 2019, Uma diundang menjadi pembicara oleh Facebook dalam Business Messaging Summit di California, USA.

Uma percaya bahwa berani menjadi diri sendiri adalah nasehat bisnis terbaik.

 

"Have courage to live in your own shoes. So we can be the best version of ourselves and give meaningful impact for others"

 

Klik disini untuk order buku In My Own Shoes